DIA..ISTERI LUAR BIASA

DIA..ISTERI LUAR BIASA 


Setelah Rasulullah SAW wafat, Aisyah senantiasa dihadapkan pada cubaan yang sangat berat, namun dia menghadapinya dengan hati yang sabar, penuh kerelaan terhadap takdir Allah SWT dan selalu berdiam diri di dalam rumah semata-mata untuk taat kepada Allah SWT. Rumah Aisyah senantiasa dikunjungi orang-orang dari segala penjuru untuk menimba ilmu atau untuk berziarah kemakam Nabi SAW. Ketika isteri-isteri Nabi SAW hendak mengutus Ustman menghadap khalifah Abu Bakar untuk menanyakan harta warisan Nabi SAW yang merupakan bagian mereka, 

Aisyah justeru berkata, 

“Bukankah Rasulullah SAW telah berkata, ‘Kami paranabi tidak meninggalkan harta warisan. Apa yang kami tinggalkan itu adalah sedekah.” 

Dalam penetapan hukum pun, Aisyah kerap langsung menemui wanita-wanita yang melanggar syariat Islam. Didalam Thabaqat, Ibnu Saad mengatakan bahwa Hafshah binti Abdirrahman menemui Ummul Mukminin Aisyah r.a. Ketika itu Hafshah mengenakan kerudung tipis. Secepat kilat Aisyah menarik kerudung tersebut dan menggantinya dengan kerudung yang tebal. 

Aisyah tidak pernah mempermudah hukum kecuali jika sudah jelas dalilnya dari Al Qur`an dan Sunnah. Aisyah adalah orang yang paling dekat dengan Rasulullah SAW sehingga banyak menyaksikan turunnya wahyu kepada beliau. Aisyah pun memiliki kesempatan untuk bertanya langsung kepada Rasulullah SAW jika menemukan sesuatu yang belum dia pahami tentang suatu ayat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ia memperoleh ilmu langsung dari Rasulullah SAW. Aisyah termasuk wanita yang banyak menghafal hadis-hadis Nabi SAW, sehingga para ahli hadis menempatkan dia pada urutan kelima dari para penghapal hadis setelah Abu Hurairah, Ibnu Umar, Anas bin Malik dan Ibnu Abbas. 

Pada bulan Ramadhan tahun 58 hijrah Ummul Mukminin Aisyah sakit teruk. Sebelum meninggal ia berwasiat agar dikuburkan di permakaman Baqi' bersama-sama isteri nabi yg lain dan keluarga beliau. tepat 17 Ramadhan Aisyah menghembuskan nafasnya yg terakhir. 

Sesungguhynya orang-orang yang bertaqwa itu berada di dalam taman-taman syurga dan sungai . di tempat yg disenangi di sisi Tuhan yg berkuasa. ( Al-Qamar 54-55) 


Kehidupan Aisyah penuh dengan kemuliaan, kezuhudan, ketawadhuan, pengabdian sepenuhnya kepada Rasulullah SAW, selalu beribadah serta senantiasa melaksanakan solat malam. Selain itu, Aisyah banyak mengeluarkan sedekah sehingga di dalam rumahnya tidak akan ditemukan wang satu dirham atau satu dinar pun. Dimana sabda Rasul, 

“Berjaga dirilah engkau dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma.” (HR. Ahmad ) 

Inilah sebahagian biografi atau cerita yang sempat aku baca di ruangan siber mengenai  perempuan paling dicintai Rasullullah SAW. Banyak lagi kisah tentang keilmuan Aisyah dan  juga sikap cemburu Aisyah, tapi mungkin di lain masa kalau berkesempatan. 



Rujukan: 
http://cara-global.blogspot.com/2011/06/aisyah-ummul-mukminin.html. 
http://lovefillah.blogspot.com/2010/10/aisyah-binti-abu-bakar-ra.html.
http://7-themes.com/6869004-rose-flowers.html
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

11 comments:

  1. aisyah adalah contoh isteri yang terbaik..

    ReplyDelete
  2. Ini baru betul isteri luar biasa kan..

    ReplyDelete
  3. wanita paling layak digelar isteri luar biasa

    ReplyDelete
  4. bagus bagus info pasal Aisyah.

    ReplyDelete
  5. Aisya isteri luar biasa yang hebat cantik bijak dan segala-galanya.. :)

    ReplyDelete